JAKARTA- Pembeli tanah H. Qosim Malang, H. Denny M. Syaifullah, SH angkat bicara terkait fitnah yang ditujukan ke Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj. Ia mengatakan pembelian tanah di Malang antara pihaknya dengan H. Qosim dan tidak ada hubungan dengan Ketua Umum PBNU.

“Itu fitnah keji ke Kiai Said karena faktanya pembelian tanah yang diberitakan Harian Bangsa merupakan urusan H. Qosim (penjual) dengan saya (pembeli). Dan tidak ada janji membangun islamic centre, itu pembayaran sudah lunas tidak seperti yang diberitakan,” ujar Deny pembeli tanah H. Qosim di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (29/12).

Ia mengatakan tuduhan Kiai Said sebagai mediator pembelian tidak benar. Pembelian tanah, lanjutnya tidak ada kaitannya dengan KH. Said. “Kiai Said pun tidak pernah bertemu sama sekali dengan H. Qosim,” jelas pria paruh baya itu.

Deny lantas menghubungi H. Qosim penjual tanah di Malang via telepon di depan wartawan. Dalam percakapannya Haji Qosim mengatakan tidak benar Kiai Said menjadi mediator penjualan tanahnya seluas 1,8 hektar. Bahkan Qosim membenarkan pihaknya tidak pernah bertemu dengan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj.

“Fitnah ke Kiai Said itu. Saya tidak pernah dihubungi media apapun dan Lutfi yang menjadi narasumber harian bangsa menumpang untuk tenar,” kata H.Qosim via telepon.

Seperti diketahui baru-baru ini beredar pemberitaan dari media abal-abal memfitnah KH. Said Aqil Siroj yang menyebutkan menjadi makelar pembelian tanah di Malang untuk seminari. (seputarnu.com)


Comments